Perjalanan Lampung-Jakarta yang bisa di tempuh hanya dengan 25 menit, tapi delaynya nggak tanggung-tanggung 2 Jam lebih, Beuh.... Saya benci ini,mengharuskan menunggu ampe begok. Kalau saja Saya punya pesawat pribadi, nggak bakal seperti ini jadinya.
Saya mulai menghayal Zzzzzzz
Betapa enaknya hidup ini kalau saya mempunyai jet pribadi. Bayangkan, saya tidak akan perlu lagi mentolerir hal menyebalkan yang kerap terjadi di penerbangan komersial. Seperti obrolan basa-basi yang harus dilakukan dengan orang di kursi sebelah, suara anak kecil yang tak henti menangis dari take off sampai landing, hidangan camilan atau kudapan khas pesawat yang sepertinya di bumbui dengan oksigen (saking nggak ada rasanya), atau penumpang resek yang mengambil jatah ruang di tempat penyimpanan tas. Saya juga tidak harus berurusan dengan delay atau jadwal terbang yang terlalu ketat, dan yang terpenting saya bisa melakukan apa saja yang saya mau tanpa perlu memikirkan orang lain (sumpah terbayang betapa nikmatnya bisa angkat kaki tinggi-tinggi, jalan-jalan ke kokpit untuk ngobrol dengan pilot atau makan durian di dalam ruangan pesawat terbang).
Semoga semesta mendengarkan.
Amiiinnnn.............